Aku

 28 feb 2026


Malam rasanya ngantuk.letih.

Seiring fikiran kadang naik..kadang turun untuk bertahan.

Aku menyesal malam ini telah mmbuang mainan anakku. Mulanya aku yang berusaha membereskan mainan dengan perintilan yang sangat banyak dan lantai lengket akibat air gula yang sengaja jatuh dari gelas buah anakku .


Aku fikir aku bisa merasakan kenikmatan smabil menyapu,membereskan mainan dan mengepel lantai.


Brakkkk.. anakku mencari potongan mainnya.dia.menumpahkna seember mainna yg telah kubereskan. Dia protes  karena aku yg mmbereskan tak menjaga mainannya.


Tiba2 emosiku tersulut. Padahal aku tafinnya masih santai saja. Tapi seolah melihat respon suamiku yang memburu aku untuk segera berberes tempat tdoru anak2 membuat kesadaranku menurun,akalku tak bekerja.


Akhirnya tanpa basa basi aku buang  keluar pintu semua mainan anak2ku.

Rasanya kesal,marah... Tapi tak terlalu besar ke anak2..lebih kepada respon abinya.


Harusnya dia bs menjadi oengaman untuk kami semua. Harusnya dia justru mensupport aku untuk tetap tennag mnghadapi anak2nya...termyata itu semua gak kudapatkan.

Dia justru menambah amarah untuk anak2ku. 

Jujur aku sedih banget. 

Aku terus istgfar dan terus meminta pada allah ketenangan untuk bs calm dgn situasi ini..akhrnya emosi mereda nalarku mulai bekerja.


Aku rilis dan aku bicara deepralk dgn anak2ku semua. Akhrnya aku meminta maaf dan anak 1 masih merasa kesal sm uminy. Aku mengajak anakku untuk membereskan mainan yg uda kekeukarkan didepan pintu rumah.


Akhrnya mereka semua tidur. Kututp dgn doa yg setiap malam ku tiupkan diubun2 dan tubuh mereka.

Kecupan dan permohonan maaf pada Allah

 sebagai penutup kisah.


YaAllah aku sadar apa yg kulakuka. Tafi adalah kesalahan.


Insyaallah kedepannya aku tidak akan engulanginya. Menjadi ibu gang bijaksana tentu tidak mudah ditengah goresan luka yang masih ada dan dihadapkan dengan teman babak belur lukanya yg kadang sadar kadang tak merasa.


Hanya allah sebaik baiknya tuuanku.mudahkan aku yaallah utk tenang,berfikir terus dan ikhlas atas segala kejadian yg ada padaku

Maafkan aku yaAllah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chef yang Tertukar

Sarjana yang TAK dirindukan

Rasa