Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Chef yang Tertukar

Gambar
Oleh Dika Lukita Sari Siang terik semakin memanaskan gelora atas keinginan yang belum terpenuhi. Walau pendinginan AC telah menyelimuti seluruh isi ruang kerjaku namun tak menepiskan hasrat kuat yang mendorong  untuk segera memutuskan hal yang kuanggap serius kala itu. Hiliran staff yang lewat mengitari kantorku. Suara deretan trolli- trolli yang mengangkut makanan untuk disajikan ketamu, dan EX.Chef disamping kanan dan kiriku. "Kring..."(ku tujukan panggilan untuk ayahku siang itu). To do point! "Assalamualaikum pak...pak ada yang ingin kakak bicarain sama bapak.( Sahut anak berwajah biasa dengan kerudung fashionistanya dan lipstik tipis dibibirnya) "Wa`alaikumsalam kak..kenapa kak!. Sahut bapak dengan nada fals yang wajahnya lebih cakep dari Raja Jalal difilm Jodha(hehe..). "Pak kalau seandainya kakak resign dari kerjaan kakak, apa bapak akan marah sama kakak?  (Tanya anak dengan nada cemas dan berharap). "Gaklah..semua keputusan terserah kakak, a...

Khilafah Wujudkan Rahmat

Gambar
Rindu jiwa-jiwa yang dirindukan syurga Kealpaan ataupun ketiadaan Negara sebagai metode  untuk diterapkan Syariat Islam ditengah-tengah ummat menjadi kewajiban  setiap individu untuk berjuang menegakkannya kembali. "Suatu kewajiban yang tidak terlaksana kecuali dengan sesuatu, maka sesuatu itu wajib pula hukumnya". Seperti pada 1400thn yang lalu ISLAM diterapkan hingga  menjadi Negara Adidaya yang memanusiakan manusia. 2/3 dunia telah dikuasai, kegemilangan serta kemajuan iptek yang dirasakan, mendorong ummat untuk berduyun menjadi para mujtahid, menjadi para intelek dan orang yang faqih fiddin berani berjuang dan rela syahid  demi kemuliaam Islam. Berbeda dengan saat ini ketika Islam dicampakkan Untuk mengatur kehidupan. Para muqallidpun sulit untuk menentukan dirinya kepada siapa iya bertaqlid. Hingga akhirnya menjadi pembebek buta yang mengekor kesana-sini. Bermanis muka, toleransi terhadap penguasa dzolim dan maksiat yang merajalela ditengah-tengah ummat. Ulama...

Perjuangan

Gambar
Tergerak meniti jalan tuk belajar Harapan  kuat Perlahan didayuh Awalnya tak mengapa Hingga dipertengahan Allah beri sebuah peringatan Namun diabaikan Perlahan tetap ditelusuri Tiba-tiba sekujur tubuh menjadi beku, kaku Jari-jemari perlahan melepas dari sendi Tak tertahan! Tetap tergerak dengan kecepatan lebih tinggi Layaknya salju dijatuhi air Meleleh! Langkah harus terhenti!sejenenak Mengumpulkan kembali kekuatan untuk mencoba mendayuh lagi Agar sampai ketempat yang dituju tak berdaya, terpaku, meringkuk diramainya arus berkendara Terintip waktu terus melaju Sudah saatnya, bangkit Dipapah perlahan mencoba mencari kekuatan Dalam kalimah Allahuakbar! Didayu kembali Walau Tulang terasa runtuh Tetap, tetap dilawan demi sebuah tujuan Sampai untuk keselamatan Namun.. Bukan menjadi kekuatan malah menjadi ancaman Tak mampu dilawan Akhrnya menyerah! Terhenti kembali Tanpa adanya tersisa kekuatan Untuk menegakkan badan Prakk..kujatuhkan tubuhku dimesjid Al-Muk...

Kuingin Hidup Mewah

Gambar
By Dika Lukita Sari Ayah.. Maafkan aku,, Selalu menambah beban dosa untukmu Menghabiskan sisa waktu untuk pergaulan yang rusak Kuhura-hura dengan teman sekolahku Kufoya-foya nongkrong dengan temanku Sering kuambil uang disaku dompetmu Tanpa pernah kau tahu Belum lagi uang spp yang kuhabiskan untuk ngedate bersama pacarku Ibupun juga ikut kubohongi agar dia memberi uang lebih Ayah.. Maafkan aku,, yang tak pernah menelponmu Dengan alasan tiada pulsa yang nempel dikartuku Padahal aku selalu ontime memberi kabar kepada pacarku Semua sosial media kupasang dhapeku Agar kubisa selalu chatingan dengan teman-temanku Pamer foto cantik, wajah pacar dan juga mobil yang sering kutunggangi Walaupun bukan mobilku sendiri Ayah.. Maafkan aku,, Aku malu dengan status sosial kita! Kita gak punya mobil mewah!apalagi rumah bagus! Aku pengen hidup mewah! Ayah.. Maafkan aku,, kau habiskan tenaga dan bersusah payah Untukku sekolah agar kelak anakmu menjadi orang yang dapat dibangga...

Kehormatan yang Terabaikan

Gambar
*Kehormatan yang Terabaikan* Dika Lukita Sari Beberapa hari belakangan kita disajikan oleh  berita tentang pemerkosaan, pencabulan yg berujung pada  pembunuhan. Kekejian yang semakin marak serta rendahnya moral kemanusiaan tengah menimpa umat saat ini. Dan saya yakin ini hanya sedikit kasus yang diketahui masih banyak lagi kasus yang tidak diberitakan dimedia  maklum saja sekuler punya!ada uang bisa tayang, gak ada ya beritanya melayang. Sadis!miris!benci. Hanya segelontor kata yang biasa dituturkan kepada pelaku  karena berkoar sekalipun hukuman yang ditetapkan tidak pernah adil. Seperti pada kasus yuyun Hukuman bagi 7 dari 12 tersangka tidak bisa diperberat lagi. Sebab, dalam UU Perlindungan Anak, dan UU sistem peradilan Anak, hukum maksimal bagi pelaku kejahatan yang masih berusia dibawah 18 tahun adalah 10 tahun.(googleweblight.com/?lite_url=http://m.tribunnews.com/metropolitan/2016/05/09/). Yah..inilah faktanya yang menimpa negri jamrud khatulistiwa, hukum bua...

Rasa

Gambar
Diamnya bukan terlalu santai. Dan juga bukan karena sesal Karena ada saatnya diam jika berkata juga tak akan mmbuat berubah Atas kesalahan yang luput Bukan tanpa sebab Karena keharapan yang mendalam Namun malam berganti menjadi topan Gejolak raga tak menginginkan Untuk awan bersahabat dengan pekatnya angin Mengguncang malam Meruntuhkan bangunan Menumbangkan segala pepohonan Hanya semenit berlalu, hening menyapa subuh Tiada hilang sedikitpun rasa Menjadi duri yang merobek sutra Tetap sama dari awal kumengenal rasa Perlahan tertata, selalu gagal untuk mengembalikannya Hingga akhirnya runtuh semua Cita. Di asah agar selalu tajam tapi tertolak Di dayuh agar sampai tujuan namun dihempas ombak Perjuanganpun terhenti Ketika hujan badai menerjang Nahkodapun terhempas Nahkoda terganti, Namun tidak akan sama rasa Tak akan sama rupa Walau harap akan sama Tapi tidak akan bisa Karena rasa selalu melekat Pada lidah yang ikhlas dan tulus untuk mencoba Ntah itu bahagia, ...

Doughnut yang Terlupakan

Gambar
"Kring....panggilan masuk terdengar dismartphone ku pagi itu sekitar pukul 09.00 wib ". "Assalamualaikum bu..jawabku"karena aku telah mengetahui siapa yang menelponku pagi itu. Guruku,Bu Rina ! "Waalaikummussalam nak, kamu bisa hari ini bikin doughnuts untuk ibu, tanya guruku dengan nada berharap.? Aku bingung harus jawab apa, sementara hari itu agendaku begitu padat. Jam 2 aku harus halaqah, sentara jam 11 aku harus mengantar temanku mengisi training disekolah. Namun akupun tak tega menolak tawaran dari guru, jarang sekali guruku meminta  untuk membuatkan makanan karena dia lebih ahli dalam bidang masakan,apalagi pastry bakery. "Insyaallah bisa,bu..jam berapa mau diambil bu?"tanyaku bagaikan pahlawan nekat. Pikirku selagi bisa aku bantu walau mepet. "Alhamdulillah, makasih ya nak..ibu ambil jam 11 ya..?" "Wahh...Iya bisa bu..( hanya adonan sekilo tepung,jadi sejam cukup waktunya fikirku spontan) Brak,bruk,gdebammm!!gedebummm!pra...

#YUKHIJRAH

Gambar
Bismillah Nama : Dika Lukita Sari Amd.Par Rupiah melemah Nikmat tiada tara ketika hijrah Fikiran menerjang logika yang tak kunjung kutemukan jawabannya,malam itu kunaiki scooter yang biasa aku tunggangi untuk berebut dolar dikota Medan. Terlintas difikiranku”sampai kapan aku begini,hidup tanpa arti seperti hewan perah yang tak memiliki dunia keakraban dengan orang-orang yang kusayangi dan juga alam” . Karena aktivitasku yang sibuk dan tak kenal waktu siang dan malam. Akhir september  tahun 2013 aku dipanggil untuk bekerja d hotel ternama dikota Medan di Grand aston sebagai  Chef Scretary yang sebelumnya aku sudah berada di Batam bekerja sebagai seorang cook. Kehidupan yang pragmatis, hedonis, bahkan lingkungan yang glamour membuatku tak menolak untuk melakukan hal-hal diluar Islam.Pastinya!! Pada bulan Juli aku mengajukan Resign di Hotel tempatku bekerja namun permintaan itu tak langsung ditanggapi oleh Chefku. Hingga pada tanggal 7 November 2014 aku diberi izi...

Generasi SAMPAH!

Gambar
*Generasi Sampah" Dika Lukita Sari Pernah jalan-jalan????bukan jalan dijalan raya ya... Maksudnya jalan ke mall,kebunbinatang,taman,tempat wisata  dan lain lain gtu.. Sudah pasti sering ya.! Kira-kira pemandangan apa yang suka bikin sepet mata ketika kita jalan ke tempat wisata khususnya..??yappsssss setuju apa yang ada didalem ati saudara.(orang2 berbuat maksiat,pacaran contohnya ) Mau gak mau kita melihat yang begini sliweran didepan kita, walau sejatinya hati menolak bagai bau sampah! Bukan orangnya yang bau sampah,tetapi kelakuannya ya... Belum lagi dengan tingkah alay bermesraan bahkan beradegan tidak wajar dikhalayak ramai..(tu urat malunya lagi kejepit,.atau lagi istirahat ya karena gak digunain sama pemiliknya?) Lebih bangga mesraan didepan orang ramai ketimbang ngegandengin tangan ortunya. Hadehh..sebenernya sih miris ya,kasihan... Harusnya diusia remaja kita banyak menorehkan prestasi hebat seperti Muh.Al-Fatih.penakluk konstantinopel ,Imam Syafi'i telah haf...

Sarjana yang TAK dirindukan

By Dika Lukita Sari Memiliki gelar sarjana adalah cita cita bagi sebagian pemuda  karena dari bekal ijazah yang didapat berharap mampu menjadi penolong ketika melamar kerja.hahh,,,seakan gelar sarjana  memiliki mantra dahsyat hingga banyak sebagian pemuda rela menghabiskan fikiran dan tenaga bahkan waktu untuk menjalani setiap prosesnya. Namun kenyataan pahit dari harapan ini adalah ketika gelar sarjana menjadikan petaka bagi dirinya. Sangat mahalnya biaya kuliah pada Pendidikan Tinggi tak terkecuali Pendidikan Tinggi Negeri, adalah bukti yang tidak terbantahkan bahwa lembaga Pendidikan Tinggi tersebut dikelola di atas prinsip-prinsip liberalistik, kapitalistik, komersialitik, bukan social (gratis atau dengan biaya sangat murah). Sebagai gambarannya, biaya kuliah per mahasiswa pada Program Studi Kedokteran berkisar Rp 32 – 62 juta/tahun; Ilmu Tehnik Rp 14 – 20 juta/tahun; dan Ilmu Sosial Rp 10 – 17 juta/tahun (Lihat Hand out: “Pokok-Pokok Pengaturan ...

Bahagiakah aku???

By Dika Lukita Sari Bahagiakah aku?? Bagaikan dihempas pasir putih,angan terhenti mimpi terganti serta citapun harus dikubur dari hati.”hahhh,inilah yang kamu inginkan,lirihnya...dengan nada yang kesal”sandipun berucap tatkala tika menanyakan perihal berita yang didapatnya dari teman-temannya bahwa sandi akan segera menikah. Wajar saja pada saat itu tika shock,mendengar berita bahwa orang yang selama ini dinantinya akan menikah dengan wanita yang selama ini dicurigai olehnya.seolah ini semua keinginan tika jika sandi menikahi gadis jelita itu sebut saja devi. “resepsi tinggal hitungan hari,,,aku sempat bimbang  dengan keputusan yang aku ambil” Wajar saja keraguan muncul setelah sandi memutuskan ingin menikahi devi.sebelumnya sandi dan tika pernah menjalani hubungan tidak halal selama 8 Tahun lamanya,masih sangat membekas dihati mereka masing masing,begitupun perasaan tika.dia selalu berharap sandi datang menemuinya kembali untuk mempersuntingnya. Kemba...