Chef yang Tertukar
Oleh Dika Lukita Sari Siang terik semakin memanaskan gelora atas keinginan yang belum terpenuhi. Walau pendinginan AC telah menyelimuti seluruh isi ruang kerjaku namun tak menepiskan hasrat kuat yang mendorong untuk segera memutuskan hal yang kuanggap serius kala itu. Hiliran staff yang lewat mengitari kantorku. Suara deretan trolli- trolli yang mengangkut makanan untuk disajikan ketamu, dan EX.Chef disamping kanan dan kiriku. "Kring..."(ku tujukan panggilan untuk ayahku siang itu). To do point! "Assalamualaikum pak...pak ada yang ingin kakak bicarain sama bapak.( Sahut anak berwajah biasa dengan kerudung fashionistanya dan lipstik tipis dibibirnya) "Wa`alaikumsalam kak..kenapa kak!. Sahut bapak dengan nada fals yang wajahnya lebih cakep dari Raja Jalal difilm Jodha(hehe..). "Pak kalau seandainya kakak resign dari kerjaan kakak, apa bapak akan marah sama kakak? (Tanya anak dengan nada cemas dan berharap). "Gaklah..semua keputusan terserah kakak, a...